21 Agustus 2009

Marhaban Ya Ramadhan 1430 H / 2009 M

ramadhan 1430 H / 2009 M
Alhamdulillah, itulah kata yang bisa kita ucapkan pada ramadhan kali ini, karena kita masih diijinkan memiliki kepanjangan umur untuk bertemu dengan bulan yang mulia ini, bulan yang didalamnya terdapat malam yang lebih baik dari malam 1000 bulan. Apa rencana Sobat di bulan Ramadhan kali ini? pasti sudah ada kan? Ramadhan kali ini harus lebih baik dari Ramadhan tahun lalu karena kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dan memaksimalkan Ramadhan kali ini.

Saya sendiri sebenarnya punya banyak rencana dalam memaksimalkan Ramadhan kali ini, tapi kayanya harus saya rombak lagi karena tidak sesuai prediksi sebelumnya dan saya tidak tahu bagaimana keadaan ramadhan yang saya jalani nanti. Tapi plan B sudah dipersiapkan karena saya tidak mau Ramadhan tahun ini tidak maksimal bahkan hancur seperti beberapa tahun yang lalu hingga ramadhan kemarin, sangat tidak maksimal. Jadi kita harus kembali menata diri dan benar-benar fokus untuk ramadhan kali ini dengan menjalankan beberapa amaliyah Ramadhan.

1. Puasa Ramadhan

2. Shalat Tarawih atau Qiyamullail

3. Ith'am At Tho'am (memberi makan orang yang puasa) dan infaq

4. Memberi makan orang fakir-miskin dan bersedekah

5. Membaca Al Qur’an

6. Bertaubat

7. Memperhatikan kesehatan

8. 'Itikaf

9. Lailatul qadar

10. Memperhatikan Harmoni Keluarga

11. Zakat

Saya mohon maaf jika selama bergaul dengan rekan-rekan semua terdapat kesalahan, baik yang disengaja oleh pribadi saya sendiri maupun yang tidak sengaja saya lakukan. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Juga minta maaf jika saya belum bisa BW (blogwalking) ke ruang blog Sobat semua.

Semoga Ramadhan kali ini jauh lebih baik dengan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. aamiiin Ya Allah.

20 Agustus 2009

Selamat Bagi Yang Mendapat Pengalaman di BSPP

Experience is the best teacher, pengalaman adalah guru yang terbaik, saya percaya itu. Walaupun kalau dilihat lebih dalam lagi ternyata yang jadi guru terbaik bukan hanya pengalaman tapi masih banyak hal lain yang bisa dijadikan guru terbaik. 3 bulan belajar SEO lewat lomba bersama para peserta lomba BSPP yang diadakan oleh Mas Albri terasa begitu melelahkan, padahal saya hanya ikut sekitar satu bulan setengah saja. Karena sebulan akhir hanya mengandalkan optimasi terakhir dan saya tinggal karena harus berangkat KKN. Saat saya tinggal tersebut rasa pesimis telah ada dalam diri ini karena saat itu posisi saya masih di posisi 9 google.co.id. dan optimasi besar-besaran yang saya lakukan seperti optimasi yang sudah-sudah. Mencari backlink dari direktori gratisan baik dari blog maupun web yang dofollow.

Setelah seminggu KKN saya ada urusan ke kota Ngawi dan sempat singgah ke warnet, saya lihat posisi saya jadi lebih baik. Entah kenapa, padahal telah seminggu lebih berlalu sejak saya optimasi terakhir sebelum keberangkatan. Apa optimasi terakhir itu berfungsi dan berhasil? oh ya optimasi terakhir yang saya lakukan adalah mencari backlink dari social bookmark baik dari dalam dan luar negeri. Dan diantara direktori tersebut ada yang minta reciprocal link untuk mereka, ya saya kasih dengan membuatkan posting khusus untuk para partners saya tersebut di ruang partner. Tentunya yang tidak minta reciprocal link lebih banyak lagi. Tapi optimasi terakhir yang saya lakukan adalah berburu backlink dari social bookmark lokal alias yang ada untuk wilayah Indonesia. Saya membuat posting banyak2 disana dengan backlink ke postingan yang saya lombakan.

Ketika ada Sobat lain yang bertanya ke saya, apa sih rahasianya? Saya jawab saya hanya mengandalkan backlink. Entah dia percaya atau tidak :D saya memakai blog utama saya ini yang berakhiran blogspot.com yang katanya tidak SEO friendly, entah mitos atau bukan saya pakai saja, padahal saya telah menurunkan blog bermesin WP yang sekarang sedang ERROR, alhamdulillah saya menerunkan blog ini karena ternyata blog WP yang saya terunkan ERROR hingga akhir lomba sekarang ini karena selalu teredirect ke situs social bookmark. Oh ya dua blog wp percobaan saya juga teredirect ke situs tersebut, kayanya hostingnya yang bermasalah, tapi Sobat saya yang lain yang makai hosting tsb biasa2 aja kok blognya kenapa ya? Padahal saya tidak begitu ngerti dunia wordpress dan self hosting, yang saya tahu sejak pertama kali ngeBlog ya blog gratisan dari blogger.com.

Apa ada penolong tersembunyi? Saya juga tidak tahu atda atau tuidaknya, tapi kalau memang ada tolong beritahu saya, saya ingin mengucapkan terima kasih. Berikut ini adalah cara yang saya gunakan dalam bermain SEO di belajar SEO para pemula ini.

Berburu backlink dari social bookmark
Banyak sudah blog yang memberikan alamat social bookmark baik dalam dan luar negeri tapi saya hanya memberikan social bookmark dari dalam negeri aja:
1. http://memburu.info
2. http://yehiapress.org
3. http://infogue.com
4. http://lintasberita.com
5. http://kafeinfo.com
6. http://bookmarkindo.com
7. http://www.tentang.net
8. http://www.indofeed.com
9. http://definisi.net
10.http://yournews.astaga.com
11.http://www.liputankhusus.com

Berburu backlink dari blog dofollow
Kalau dulu kita susah untuk mencari blog dofollow, sekarang kita mudah untuk menemukannya, karena saya lihat banyak blogger yang akhirnya ikut meramaikan kampanye blog dofollow, termasuk saya.

Berburu backlink dari iklan baris
Jangan sepelekan pengiklan kecil-kecilan ini. Karena kita mudah mendapatkan taburan backlink dari situs pengiklan yang kebanyakan gratis dan tanpa daftar ini. Dan angan heran kalau melihat ada blog master yang diterunkan ke kontes SEO nasional ataupun internasional membeli space di situs iklan baris yang selalu tampil di halaman pertama situs pengiklan tersebut.

Membuat backlink dari dummy blog
Akhirnya saya memanfaatkan juga blog-blog saya yang lain yang kebanyakan adalah blog percobaan tapi masih terindeks di google. Dan salah satu blog dummy saya pernah menempati posisi 8 di kontes belajar seo para pemula mengalahkan blog blogspot saya ini, karena blog dummy tersebut blog dari WP yang dimanjakan dengan berbagai plugin siap pakai. Tapi akhirnya hilang juga dari peredaran google.co.id.

Semuanya dari dalam dan luar negeri, walau saya pernah membaca sebuah artikel seorang master yang mengatakan dengan pasti kalau lombanya di Indonesia ya harus pakai situs dan blog yang ada di Indonesia. Tapi saya pakai aja dari luar negeri, kan berburu backlink?

Yang penting bukan menang atau kalah, tapi pengalaman dalam bermain lomba SEO itu yang membuat kita tahu strategi dalam bermain SEO. Banyak blogger yang ikut lomba ini dengan menulis posting tentang belajar seo para pemula, tapi tujuannnya bukan ikut lomba. Mungkin hanya melihat kemampunnya dalam menempatkan posisi blognya di ajang kontes, atau mungkin juga hanya sekedar penggembira aja di tengah-tengah keramaian peserta. Sehingga wajar kalau panitianya punya kriteria dan syarat khusus untuk peserta dan hanya peserta yang memenehi kriteria tersebut yang dianggap pemenang bukan yang asal ikutan aja walapun posisinya masuk 10 besar.

SEO yang kebanyakan orang/blogger ngeri mendengarnya (membacanya) ternyata menyenangkan dan mengasyikkan. Hanya kita yang belum mengenalnya saja yang mengatakan kalau SEO itu hanya untuk orang tertentu saja. TIDAK!. Semua kalangan ternyata bisa bermain SEO baik itu untuk lomba maupun untuk optimasi blognya di search engine. Blog/situs yang memiliki konten bagus, tapi SEOnya jelek juga susah untuk diketahui keberadaannya mungkin admin hanya dengan blogwalking saja orang lain mengetahui kalau blog/situs tersebut ada. Tapi kalau dengan SEO yang bagus, orang akan tahu dengan sendirinya lewat search engine yang mengantarkan ke blog tersebut.

TERIMA KASIH
Saya bukan siapa-siapa, saya masih pemula di blogsphere. Ada yang mengatakan saya sudah master, entah apa alasannya mengatakan seperti itu, kalau mau lihat perkembangan saya, ya... lihat aja perkembangan blog ini. Karena blog ini adalah blog utama saya sejak awal saya mengenal dunia blogging dan blog ini pula blog pertama saya yang sukses dan keluar dari ruang percobaan setelah sebelumnya blog percoaan yang lain gagal dan harus saya tinggalkan.

Terima kasih untuk para blogger yang mendukungku di kontes belajar seo para pemula, terlalu banyak untuk di sebutkan.
-Baik dengan Mas Albri sebagai panitia lomba,
-blog yang memasang link posting yang saya lombakan,
-peserta yang tukaran link dengan saya,
-admin blog dofollow yang memberikan tempat bagi saya untuk berkomentar dengan link posting yang saya lombakan (dan tidak menghapus komen saya),
-blogger yang memberikan tip-tip seonya untuk saya dari pengalaman-pengalamannya,
-blog-blog yang memberikan informasi kemana saya harus mencari backlink gratisan,
-situs iklan baris gratis yang membiarkan iklan saya masih nebeng di situ,
-dan para komentator di posting BSPP tersebut yang jumlahnya merupakan jumlah komentar terbanyak di postingan yang saya tulis di blog ini yang secara langsung memberi semangat kepada saya,
-juga kepada pendukung saya yang tidak mau memberitahu kepada saya kalau dia mendukung saya dan parahnya saya tidak tahu kalau dia mendukung saya.
Saya minta maaf jika merepotkan Sobat semua karena tanpa Sobat semua saya bukanlah siapa-siapa.

Selamat untuk para pemenang belajar seo para pemula.
Experiance is the best teacher

19 Agustus 2009

Stop Dreaming Start Action

stop dreaming start action
Stop dreaming start action adalah sebuah kalimat yang merubah banyak orang menjadi seorang yang sukses. Stop dreaming start action harus Anda tanamkan di dalam diri Anda jika Anda ingin berubah seperti kebanyakan orang sukses. Ya stop dreaming sekarang dan langsung start action. Langkah tersebut memang mudah, hanya terdiri dari 4 kata saja tapi efeknya luar biasa. Sadarkah kita bahwa orang-orang sukses di sekeliling kita menerapkan cara ini? Atau mungkin Anda salah satu orang sukses tersebut tapi Anda tidak menyadarinya? Penerapan stop dreaming start action adalah penerapan praktek bukan teoritik.

Dreaming atau bermimpi atau impian memang membawa kita kepada suatu keindahan di "alam lain" yang kita buat, tapi pada kenyataanya kita masih seperti kita yang sekarang ini. Mimpi memberikan kepusan yang sesaat dan yang pasti setiap dari kita ingin kepuasan tersebut kita dapatkan dalam kehidupan nyata kita. Menjadi orang sukses, siapa yang tidak mau? Pasti semuanya mau kan? Guru yang sukses, pedagang yang sukses, manejer yang sukses, pemain yang sukses, dokter yang sukses, dan profesi atau pekerjaan apa saja yang kita sukses didalam menggelutinya, walaupun itu seorang pemulung yang sukses. Mereka semua berawal dari mimpi yang mereka bangun. Jadi jangan sekali-kali menyepelekan dreaming Anda, karena dreaming Anda bisa membawa Anda pada kehidupan biasa-biasa aja atau bisa membawa Anda kepada kesuksesan di masa mendatang. Dan dreaming kita pasti selalu berubah-ubah dari masa ke masa.

Action adalah tindakan atau langkah konkrit setelah dreaming. Karena bermimpi tanpa aplikasi adalah hal yang sia-sia. Jangan hanya membangun keindahan mimpi yang luar biasa tapi mulailah beraksi tahap demi tahap, selangkah demi selangkah dan sedikit demi sedikit. Jangan berharap perubahan itu seperti membalik telapak tangan, bim salabim abra kadabra, JREENGGGGGG langsung berubah sukses. TIDAK!. Butuh waktu dan pengalaman yang banyak. Pak Joko Susilo mengatakan yang membedakan antara pemenang dan pecundang adalah ACTION! . Tahukan bagaimana sejarah lampu ditemukan? Berapa kali penemunya melakukan uji coba? Berapa kali ocehan miring hinggap kepadanya? Tapi ternyata temuannya sudah ada di seluruh dunia hingga ke sudut-sudut pelosok desa. Dia sudah membuktikan bahwa dirinya bukan seorang yang hanya bermimpi tapi telah membuktikan dengan action-nya bahwa dirinya adalah seorang pemenang bukan pecundang.

Dalam stop dreaming start action juga ada rintangan, tantangan dan ancaman. Dreaming yang telah kita bangun dengan luar biasa indahnya tidak serta merta jadi begitu saja. Pasti ada hal lain yang mempengaruhi kesuksesan tersebut. Disinilah ketahan seseorang itu diuji. Mampukah dia bertahan? Dan disinilah pengalamannnya bertambah, bertambah, bertambah, dan terus bertambah. Ingat berani berencana berarti merencanakan sukses dan takut merencanakan berarti merencanakan gagal. Mau berhasil berarti harus siap menghadapi berbagai macam rintangan, hambatan juga ancaman. ketahanan Anda dalam mencari pengalaman demi pengalaman untuk kesuksesan Anda adalah yang guru yang terbaik.

Good luck for for you all

Peran Kepemimpinan Dalam Pengambilan Keputusan, Mengendalikan Konflik Dan Membangun Tim

PENDAHULUAN
Dalam sebuah organisasi, kita mengenal dua peranan yang masing-masing berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Peran yang pertama kita kenal dengan istilah peranan kepemimpinan mengerjakan hal yang benar, dan yang kedua kita menyebutnya dengan istilah peranan manajemen mengerjakan hal secara benar atau pelaksanaan.

Perbedaan yang signifikan antara kedua peranan di atas adalah jika dikaitkan dengan otak kanan dan otak kiri. Peranan kepemimpinan umumnya diatur oleh otak kanan, adapun peranan manajemen diatur oleh otak kiri.sedangkan dalam hubungannya dengan dinamika organisasi, maka peran kepemimpinan tidak terlepas dari pembagiannya serta keterkaitannya dengan aspek mengambil keputusan, mengelola konflik dan membangun tim.[1]

Dalam makalah ini kita akan membahas tiga pembagian peran kepemimpinan dalam organisasi tersebut.

B. PENGERTIAN PERAN KEPEMIMPINAN

Sebelum membahas tentang pembagian peran kepemimpinan terlebih dahulu kita akan memaparkan tentang pengertian peran kepemimpinan itu sendiri. Kepemimpinan adalah adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.[2] Dalam pengertian lain kepemimpinan adalah kemampuan dan keterampilan seseorang yang menduduki jabatan sebagai pimpinan satuan kerja untuk mempengaruhi orang lain, terutama bawahannya, untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi.[3]

Sedangkan pengertian peran adalah perilaku yang diatur dan diharapkan dari seseorang dalam posisi tertentu.[4] Jadi dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa peranan kepemimpinan adalah seperangkat perilaku yang diharapkan dilakukan oleh seseorang sesuai kedudukannya sebagai seorang pemimpin.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kepemimpinan dapat berperan dengan baik, antara lain:

1. Yang menjadi dasar utama dalam efektivitas kepemimpinan bukan pengangkatan atau penunjukannya, melainkan penerimaan orang lain terhadap kepemimpinan yang bersangkutan

2. Efektivitas kepemimpinan tercermin dari kemampuannya untuk tumbuh dan berkembang

3. Efektivitas kepemimpinan menuntut kemahiran untuk “membaca” situasi

4. Perilaku seseorang tidak terbentuk begitu saja, melainkan melalui pertumbuhan dan perkembangan

5. Kehidupan organisasi yang dinamis dan serasi dapat tercipta bila setiap anggota mau menyesuaikan cara berfikir dan bertindaknya untuk mencapai tujuan organisasi.

C. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Kepemimpinan seseorang dalam sebuah organisasi sangat besar perannya dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab terhadap hasilnya adalah salah satu tugas pemimpin. Sehingga jika seorang pemimpin tidak mampu membuat keputusan, seharusnya dia tidak dapat menjadi pemimpin.

Dilain hal, pengambilan keputusan dalam tinjauan perilaku mencerminkan karakter bagi seorang pemimpin. Oleh sebab itu, untuk mengetahui baik tidaknya keputusan yang diambil bukan hanya dinila dari konsekwensi yang ditimbulkannya. Melainkan melalui berbagai pertimbangan dalam prosesnya. Kegiatan pengambilan keputusan merupakan salah satu bentuk kepemimpinan, sehingga:

1. Teori keputusan meupakan metodologi untuk menstrukturkan dan menganalisis situasi yang tidak pasti atau berisiko, dalam konteks ini keputusan lebih bersifat perspektif daripada deskriptif

2. Pengambilan keputusan adalah proses mental dimana seorang manajer memperoleh dan menggunakan data dengan menanyakan hal lainnya, menggeser jawaban untuk menemukan informasi yang relevan dan menganalisis data; manajer, secara individual dan dalam tim, mengatur dan mengawasi informasi terutama informasi bisnisnya

3. Pengambilan keputusan adalah proses memlih di antara alternatif-alternatif tindakan untuk mengatasi masalah.

Dalam pelaksanaannya, pengambilan keputusan dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu: proses dan gaya pengambilan keputusan.[5]

1. Proses pengambilan keputusan

Prosesnya dilakukan melalui beberapa tahapan seperti:

a. Identifikasi masalah

b. Mendefinisikan masalah

c. Memformulasikan dan mengembangkan alternative

d. Implementasi keputusan

e. Evaluasi keputusan

2. Gaya pengambilan keputusan

Selain proses pengambilan keputusan, terdapat juga gaya pengambilan keputusan. Gaya adalah lear habit atau kebiasaan yang dipelajari.

Gaya pengambilan keputusan merupakan kuadran yang dibatasi oleh dimensi:

1. Cara berpikir, terdiri dari:

a. Logis dan rasional; mengolah informasi secara serial

b. Intuitif dan kreatif; memahami sesuatu secara keseluruhan.

2. Toleransi terhadap ambiguitas

a. Kebutuhan yang tinggi untuk menstruktur informasi dengan cara meminimalkan ambiguitas

b. Kebutuhan yang rendah untuk menstruktur informasi, sehingga dapat memproses banyak pemikiran pada saat yang sama.

Kombinasi dari kedua dimensi diatas menghasilkan gaya pengambilan keputusan seperti:

1. Direktif = toleransi ambiguitas rendah dan mencari rasionalitas. Efisien, mengambil keputusan secara cepat dan berorientasi jangka pendek

2. Analitik = toleransi ambiguitas tinggi dan mencari rasionalitas. Pengambil keputusan yang cermat, mampu menyesuaikan diri dengan situasi baru

3. Konseptual = toleransi ambiguitas tinggi dan intuitif. Berorientasi jangka panjang, seringkali menekan solusi kreatif atas masalah

4. Behavioral = toleransi ambiguitas rendah dan intuitif. Mencoba menghindari konflik dan mengupayakan penerimaan.

Berdasarkan uraian di atas, maka berikut adalah upaya-upaya yang perlu ditempuh seperti:

1. Cerna masalah

Sejalan dengan peran kepemimpinan, maka terdapat perbedaan antara permasalahan tentang tujuan dan metode. Dalam kondisi seperti ini peran pemimpin adalah mengambil inisiatif dalam hubungannya dengan tujuan dan arah daripada metode dan cara.

2. Identifikasi alternativ

Kemampuan untuk memperoleh alternativ yang relevan sebanyak-banyaknya.

3. Tentukan proritas

Memilih diantara banyak alternativ adalah esensi dari kegiatan pengambilan keputusan.

4. Ambil langkah

Upaya pengambilan keputusan tidak berhenti pada tataran pilihan, melainkan berlanjut pada langkah implementasi dan evaluasi guna memberikan umpan balik.

D. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENGENDALIKAN KONFLIK

Sudah menjadi sunnatullah, bahwa dinamika kehidupan manusia selalu dihiasi dengan pententangan ( konflik ) alamiah. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt. Surat Hud ayat 118.[6] yang artinya:

“Jikalau tuhan menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, akan tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat.” (Q.S. Hud : 118)

Ayat tersebut di atas, diperkuat lagi dengan hadits Nabi Saw. yang artinya:

“ Perbedaan pendapat umatku adalah rahmat.” (Al-Suyuthi, Al-Jami’us Shoghier : 52)

Berkaitan dengan dunia organisasi, konflikpun kerap kali terjadi misalnya saja konflik antara pemimpin dengan yang dipimpinnya atau antara kelompok kerja yang satu dengan yang lain. Konflik terjadi disebabkan oleh berbedanya kepribadian, kepentingan, latar belakang sosial, budaya, agama dan sebagainya antara masing-masimg indivdu dalam organisasi tersebut. Konflik tidak bisa dicegah melainkan hanya bisa dikendalikan, dikelola, bahkan disinergikan menjadi sesuatu yang sangat dinamis dan harmonis. Dan ini adalah tugas dari seorang pemimpin.dalam kepemimpinannya. Sehingga dapat dikatakan bahwa efektifitas kepemimpinan seorang pemimpin adalah dapat dinilai dari bagaimana ia mampu mengendalikan dan mengelola konflik begitu juga sebaliknya.

1. Definisi konflik

Secara etimologi, kata konflik berarti perbedaan, pertentangan dan perselisihan. Dalam Al-Quran konflik disepadankan maknanya dengan kata ikhtilaf seperti termaktub dalam surat Al-Baqarah ayat 164.[7]

Sedangkan secara terminologi adalah suasana batin yang berisi kegelisahan karena pertentangan dua motif atau lebih, yang mendorong seseorang berbuat dua atau lebih kegiatan yang saling bertentangan pada waktu yang bersamaan.[8]

Adapun konflik organisasi adalah ketidaksesuaian antara dua atau lebih anggota-anggota atau kelompok-kelompok organisasi yang timbul karena adanya kenyataan bahwa mereka harus membagi sumber daya-sumber daya yang terbatas atau kegiatan-kegiatan kerja dan/atau kenyataan bahwa mereka mempunyai perbedaan status, nilai, atau persepsi.

2. Komponen konflik

Secara umum konflik terbagi atas tiga jenis seperti:

a. Kepentingan (interest), yaitu sesuatu yang memotivasi orang untuk melakukan atau tidak melakukan seuatu

b. Emosi (emotion), yaitu sesuatu yang sering diwujudkan melalui perasaan yang menyertai sebagian besar interaksi manusia seperti marah, benci, takut, dan lain-lain

c. Nilai ( values ), yaitu komponen konflik yang paling susah untuk dipecahkan sebab nilai merupakan hal yang tidak bisa diraba dan dinyatakan secara nyata.

3. Sumber konflik

Sumber-sumber konflik dapat dibagi menjadi lima, seperti:

a. Biososial, pakar manajemen menempatkan frustasi-agresi sebagai sumber konflik. Berdasarkan pendekatan ini, frustasi sering menghasilkan agresi yang mengarah pada terjadinya konflik

b. Kepribadian dan Interaksi, termasuk di dalamnya adalah kepribadian yang abrasive (suka menghasut), gangguan psikologi, kemiskinan, keterampilan interpersional, kejengkelan, persaingan (rivalitas), perbedaan gaya interaksi, ketidaksederajatan hubungan

c. Struktural, konflik yang melekat pada struktur organisasi dan masyarakat seperti yang disulut oleh kekuasaan, status, dan kelas sosial

d. Budaya dan Ideologi, intensitas konflik dari sumber ini sering dihasilkan dari perbedaan politik, sosial, agama, dan budaya

e. Konvergensi (gabungan), dalam situasi tertentu sumber-sumber konflik itu menjadi satu, sehingga menimbulkan kompleksitas konflik itu sendiri.

4. Proses pengendalian konflik

Proses ini bermula dari persepsi konflik itu sendiri, apa komponennya dan dari mana sumbernya, kemudian menuju ke tahap realisasi, penghindaran, imtervensi, pemilihan strategi dan implementasi, serta evaluasi dampak yang ditimbulkan dari konflik tersebut.

5. Cara-cara mengendalikan konflik

Dalam mengendalikan konflik, cara-cara yang dapat dipakai adalah:

a. Memberikan kesempatan kepada semua anggota kelompok untuk mengemukakan pendapatnya tentang kondisi-kondisi penting yang diinginkan

b. Meminta satu pihak menempatkan diri pada posisi orang lain, dan memberikan argumentasi yang kuat mengenai posisi tersebut

c. Kewenangan pimpinan sebagai sumber kekuatan kelompok dalam pengambilan keputusan atau memecahkan masalah secara efektif.

Selain cara-cara yang disebutkan di atas ada beberapa cara lagi untuk mengendalikan dan mengatasi konflik menurut Nader dan Todd dalam salah satu bukunya The Diputing Process Law in Teen Societies, yaitu:

a. Bersabar (Lumping), yaitu suatu tindakan yang merujuk pada sikap untuk mengabaikan konflik begitu saja atau dengan kata lain isu-isu dalam konflik tersebut mudah untuk diabaikan meskipun hubungan dengan orang yang berkonflik itu berlanjut

b. Penghindaran (Avoidance), yaitu tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri hubungannya dengan cara meninggalkannya

c. Kekerasan / Paksaan (Coercian), yaitu tindakan yang diambil dalam mengatasi konflik jika dipandang bahwa dampak yang ditimbulkan membahayakan

d. Negosiasi (Negotiation), yaitu tndakan yang menyangkut pandangan bahwa penyelesaian konflik dapat dilakukan oleh orang-orang yang berkonflik secara bersama-sama tanpa melibatkan pihak keluarga

e. Konsiliasi (Conciliation), yaitu tindakan yang membawa semua yang berkonflik ke meja perundingan

f. Mediasi (Mediation), yaitu cara mengendalkan konflik dengan cara pihak-pihak yang berkonflik tersebut menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak ketiga

g. Arbitrasi (Arbitration), yaitu kedua belah pihak yang berkonflik setuju pada keterlibatan pihak ketiga yang memiliki otoritas hukum dan mereka sebelumnya harus setuju untuk menerima keputusannya

h. Peradilan (Adjudication), yaitu tindakan yang merujuk pada intervensi phak ketiga yang berwenang untuk campur tangan dalam penyelesaian konflik, apakah pihak-pihak yang berkonflik itu menginginkan atau tidak.

E. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MEMBANGUN TIM

Tim adalah kelompok kerja yang dibentuk dengan tujuan untuk menyukseskan tujuan bersama sebuah kelompok organisasi atau masyarakat. Tujuan dari pembentukan tim di sini adalah membangun unit kerja yang solider yang mempunyai identifikasi keanggotaan maupun kerja sama yang kuat.[9]

1. Proses pembentukan

Pedoman umum dalam membentuk atau membangun tim, yaitu:

a. Menanamkan pada kepentingan bersama

b. Menggunakan seremoni dan ritual-ritual

c. Menggunakan simbol-simbol untuk mengembangkan identifikasi dengan unit kerja

d. Mendorong dan memudahkan interaksi sosial yang memuaskan

e. Mengadakan pertemuan-pertemuan membangun tim

f. Menggunakan jasa konsultan bila diperlukan.

2. Anggota tim

Keberhasilan tugas dalam tim akan tercapai jika setiap orang bersedia untuk bekerja dan memberikan yang terbaik. Anggota tim yang baik harus:

a. Mengerti tujuan yang baik

b. Memiliki rasa saling ketergantungan dan saling memiliki

c. Menerapkan bakat dan pengetahuannya untuk sasaran tim

d. Dapat bekerja secara terbuka

e. Dapat mengekspresikan gagasan, opini, dan ketidaksepakatan

f. Mengerti sudut pandang satu dengan yang lain.

g. Mengembangkan keterampilan dan menerapkanya pada pekerjaan.

h. Mengakui bahwa konflik adalah hal yang normal.

i. Berpartisipasi dalam keputusan tim.

3. Peranan kepemimpinan dalam tim

Kepemimpinan didefinisikan sebagai proses untuk memberikan pengarahan dan pengaruh pada kegiatan yang berhubungan dengan tugas sekelompok anggotanya. Mereka yakin bahwa tim tidak akan sukses tanpa mengkombinasikan kontribusi setiap anggotanya untuk mencapai tujuan akhir yang sama.

Adapun peranan pemimpin dalam tim adalah sebagai berikut:

a. Memperlihatkan gaya pribadi

b. Proaktif dalam sebagian hubungan

c. Mengilhami kerja tim

d. Memberikan dukungan timbal balik

e. Membuat orang terlibat dan terikat

f. Memudahkan orang lain melihat peluang dan prestasi

g. Mencari orang yang ingin unggul dan dapat bekerja secara kontruktif

h. Mendorong dan memudahkan anggota untuk bekerja

i. Mengakui prestasi anggota tim

j. Berusaha mempertahankan komitmen

k. Menempatkan nilai tinggi pada kerja tim.

F. SIMPULAN

Berdasarkan pada uraian di atas, maka seorang pemimpin selayaknya memiliki peran sebagai contoh atau suri tauladan bagi para bawahannya. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an Surat Al-Ahzab, ayat 21 yang artinya:

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah Saw. itu suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Q.S. Al-Ahzab: 21)


DAFTAR PUSTAKA

Kamal, “Kepemimpinan dalam Organisasi,” dalam http://nda-kamal.blogspot.com/html. (21 Nopember 2009)

Rivai, Veithzal, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007).

Roman, “Peran Kepemimpinan dalam Pengambilan Putusan,” dalam http://one.indoskripsi.com. (21 Nopember 2009)



[1]Roman, “Peran Kepemimpinan dalam Pengambilan Putusan,” dalam http://one.indoskripsi.com. (21 Nopember 2009)

[2] Kamal, “Kepemimpinan dalam Organisasi,” dalam http://nda-kamal.blogspot.com/html. (21 Nopember 2009)

[3] Veithzal Rivai, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), 149

[4] Ibid

[5] Ibid, 152

[6] al-Qur.an, 11 (Hud): 118

[7] Ibid, 2 (al-Baqarah): 164

[8] Veithzal Rivai, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), 163

[9] Ibid, 176

16 Agustus 2009

Apa Kabar Semuanya?

Sebulan lebih saya harus meninggalkan blog ini karena harus mengikuti KKN di salah satu desa di kabupaten Ngawi sebenarnya beberapa kali saya ke warnet dan mengecek email serta blog ini, karena HP saya rusak dan tidak bisa internetan juga tidak lupa saya ngecek posisi postingan blog ini di belajar seo para pemula karena saya masih ikutan di kontes ini. Seperti yang saya bilang dulu, sayang kalau ditinggal karena sudah lebih separuh perjalanan saya bermain disini.

Sebulan tidak ngeblog ternyata memang ga’ enak. Dunia internet khususnya blogsphere sudah menjadi dunia baru yang saya pilih di sela-sela kesibukan darat :D Sebulan meninggalkan blogsphere terasa sekali ada kekurangan dalam keseimbangan sehari-hari saya, karena yang selama ini sering online, tidak online. Ditambah lagi sebulan kemarin yang saya lakukan adalah kegiatan KKN di tanah orang yang punya adat dan budaya tersendiri, tentunya adaptasi lingkungan harus saya lakukan dan kegiatan sehari-hari saya bukan yang biasa saya lakukan.

Apa kabar Sobat semua?

Tulisan ini saya posting karena bertepatan dengan 3 momen penting. Pertama, malam ini adalah malam hari kemerdekaan Indonesia yang ke-64 sejak dinyatakan merdeka pada tahun 1945. Kemerdekaan Indonesia tidak gratis, tapi para pejuang dan rakyat Indonesia dulunya mengorbankan harta dan jiwanya untuk negeri ini. Dan kemeriahan kegiatan 17 Agutus kali ini saya rasakan di Desa kwadungan Lor kecamatan Padas bertepatan dengan KKN STAI Luqman Al Hakim Hidayatullah Surabaya angkatan ’06.

Kedua, malam ini adalah malam perpisahan kami yang sedang KKN di salah satu desa di Kabupaten Ngawi dengan warga desa setempat, yaitu desa Kwadungan Lor yang terdiri dari Dusun Kwadungan Lor I & II, Dusun Gedangan, Dusun Kiteran dan Dusun Jomblang. KKN yang kami laksanakan hanya sebulan dan telah berakhit tanggal 15 Agustus kemarin, tapi karena pertimbangan berbagai hal, maka plan B yang sejak awal diprediksikan yang ditetapkan. Kepulangan tanggal 18 Agustus 2009 dengan penutupan malam ini dan pelepasannya tanggal 18 Agustus siang.

Ketiga, malan ini juga merupakan malam terakhir sekaligus malam penentuan salah satu kontes SEO yang diadakan oleh Mas Albri, yaitu belajar SEO para pemula. Lomba SEO yang saya ikuti bersama peserta pemula yang lain dan di lomba inilah pengalaman saya tentang SEO sangat bertambah dan berkembang dari yang sebelumnya. Mungkin kalau tidak ada lomba seo ini, saya masih saya yang dulu yang tidak mau bersentuhan dengan SEO. Dan lomba kali ini juga saya melakukan 2 kali optimasi di warnet yang sama di sela-sela kegiatan KKN dengan mengambil waktu saat pulang dari kota untuk urusan tertentu karena saya salah satu dari bagian kesekretariatan.

Secepatnya saya akan kembali bergabung ke blogsphere setelah kesibukan saya terkurangi dan waktu yang cukup untuk istirahat.

Kwadungan Lor, Agustus 2009


note: postingan ini direncanakan terjadwal publish tanggal 16 Agustus 09