Perbedaan yang signifikan antara kedua peranan di atas adalah jika dikaitkan dengan otak kanan dan otak kiri. Peranan kepemimpinan umumnya diatur oleh otak kanan, adapun peranan manajemen diatur oleh otak kiri.sedangkan dalam hubungannya dengan dinamika organisasi, maka peran kepemimpinan tidak terlepas dari pembagiannya serta keterkaitannya dengan aspek mengambil keputusan, mengelola konflik dan membangun tim.[1]
Dalam makalah ini kita akan membahas tiga pembagian peran kepemimpinan dalam organisasi tersebut.
B. PENGERTIAN PERAN KEPEMIMPINAN
Sebelum membahas tentang pembagian peran kepemimpinan terlebih dahulu kita akan memaparkan tentang pengertian peran kepemimpinan itu sendiri. Kepemimpinan adalah adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.[2] Dalam pengertian lain kepemimpinan adalah kemampuan dan keterampilan seseorang yang menduduki jabatan sebagai pimpinan satuan kerja untuk mempengaruhi orang lain, terutama bawahannya, untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi.[3]
Sedangkan pengertian peran adalah perilaku yang diatur dan diharapkan dari seseorang dalam posisi tertentu.[4] Jadi dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa peranan kepemimpinan adalah seperangkat perilaku yang diharapkan dilakukan oleh seseorang sesuai kedudukannya sebagai seorang pemimpin.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kepemimpinan dapat berperan dengan baik, antara lain:
1. Yang menjadi dasar utama dalam efektivitas kepemimpinan bukan pengangkatan atau penunjukannya, melainkan penerimaan orang lain terhadap kepemimpinan yang bersangkutan
2. Efektivitas kepemimpinan tercermin dari kemampuannya untuk tumbuh dan berkembang
3. Efektivitas kepemimpinan menuntut kemahiran untuk “membaca” situasi
4. Perilaku seseorang tidak terbentuk begitu saja, melainkan melalui pertumbuhan dan perkembangan
5. Kehidupan organisasi yang dinamis dan serasi dapat tercipta bila setiap anggota mau menyesuaikan cara berfikir dan bertindaknya untuk mencapai tujuan organisasi.
C. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Kepemimpinan seseorang dalam sebuah organisasi sangat besar perannya dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab terhadap hasilnya adalah salah satu tugas pemimpin. Sehingga jika seorang pemimpin tidak mampu membuat keputusan, seharusnya dia tidak dapat menjadi pemimpin.
Dilain hal, pengambilan keputusan dalam tinjauan perilaku mencerminkan karakter bagi seorang pemimpin. Oleh sebab itu, untuk mengetahui baik tidaknya keputusan yang diambil bukan hanya dinila dari konsekwensi yang ditimbulkannya. Melainkan melalui berbagai pertimbangan dalam prosesnya. Kegiatan pengambilan keputusan merupakan salah satu bentuk kepemimpinan, sehingga:
1. Teori keputusan meupakan metodologi untuk menstrukturkan dan menganalisis situasi yang tidak pasti atau berisiko, dalam konteks ini keputusan lebih bersifat perspektif daripada deskriptif
2. Pengambilan keputusan adalah proses mental dimana seorang manajer memperoleh dan menggunakan data dengan menanyakan hal lainnya, menggeser jawaban untuk menemukan informasi yang relevan dan menganalisis data; manajer, secara individual dan dalam tim, mengatur dan mengawasi informasi terutama informasi bisnisnya
3. Pengambilan keputusan adalah proses memlih di antara alternatif-alternatif tindakan untuk mengatasi masalah.
Dalam pelaksanaannya, pengambilan keputusan dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu: proses dan gaya pengambilan keputusan.[5]
1. Proses pengambilan keputusan
Prosesnya dilakukan melalui beberapa tahapan seperti:
a. Identifikasi masalah
b. Mendefinisikan masalah
c. Memformulasikan dan mengembangkan alternative
d. Implementasi keputusan
e. Evaluasi keputusan
2. Gaya pengambilan keputusan
Selain proses pengambilan keputusan, terdapat juga gaya pengambilan keputusan. Gaya adalah lear habit atau kebiasaan yang dipelajari.
Gaya pengambilan keputusan merupakan kuadran yang dibatasi oleh dimensi:
1. Cara berpikir, terdiri dari:
a. Logis dan rasional; mengolah informasi secara serial
b. Intuitif dan kreatif; memahami sesuatu secara keseluruhan.
2. Toleransi terhadap ambiguitas
a. Kebutuhan yang tinggi untuk menstruktur informasi dengan cara meminimalkan ambiguitas
b. Kebutuhan yang rendah untuk menstruktur informasi, sehingga dapat memproses banyak pemikiran pada saat yang sama.
Kombinasi dari kedua dimensi diatas menghasilkan gaya pengambilan keputusan seperti:
1. Direktif = toleransi ambiguitas rendah dan mencari rasionalitas. Efisien, mengambil keputusan secara cepat dan berorientasi jangka pendek
2. Analitik = toleransi ambiguitas tinggi dan mencari rasionalitas. Pengambil keputusan yang cermat, mampu menyesuaikan diri dengan situasi baru
3. Konseptual = toleransi ambiguitas tinggi dan intuitif. Berorientasi jangka panjang, seringkali menekan solusi kreatif atas masalah
4. Behavioral = toleransi ambiguitas rendah dan intuitif. Mencoba menghindari konflik dan mengupayakan penerimaan.
Berdasarkan uraian di atas, maka berikut adalah upaya-upaya yang perlu ditempuh seperti:
1. Cerna masalah
Sejalan dengan peran kepemimpinan, maka terdapat perbedaan antara permasalahan tentang tujuan dan metode. Dalam kondisi seperti ini peran pemimpin adalah mengambil inisiatif dalam hubungannya dengan tujuan dan arah daripada metode dan cara.
2. Identifikasi alternativ
Kemampuan untuk memperoleh alternativ yang relevan sebanyak-banyaknya.
3. Tentukan proritas
Memilih diantara banyak alternativ adalah esensi dari kegiatan pengambilan keputusan.
4. Ambil langkah
Upaya pengambilan keputusan tidak berhenti pada tataran pilihan, melainkan berlanjut pada langkah implementasi dan evaluasi guna memberikan umpan balik.
D. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENGENDALIKAN KONFLIK
Sudah menjadi sunnatullah, bahwa dinamika kehidupan manusia selalu dihiasi dengan pententangan ( konflik ) alamiah. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt. Surat Hud ayat 118.[6] yang artinya:
“Jikalau tuhan menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, akan tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat.” (Q.S. Hud : 118)
Ayat tersebut di atas, diperkuat lagi dengan hadits Nabi Saw. yang artinya:
“ Perbedaan pendapat umatku adalah rahmat.” (Al-Suyuthi, Al-Jami’us Shoghier : 52)
Berkaitan dengan dunia organisasi, konflikpun kerap kali terjadi misalnya saja konflik antara pemimpin dengan yang dipimpinnya atau antara kelompok kerja yang satu dengan yang lain. Konflik terjadi disebabkan oleh berbedanya kepribadian, kepentingan, latar belakang sosial, budaya, agama dan sebagainya antara masing-masimg indivdu dalam organisasi tersebut. Konflik tidak bisa dicegah melainkan hanya bisa dikendalikan, dikelola, bahkan disinergikan menjadi sesuatu yang sangat dinamis dan harmonis. Dan ini adalah tugas dari seorang pemimpin.dalam kepemimpinannya. Sehingga dapat dikatakan bahwa efektifitas kepemimpinan seorang pemimpin adalah dapat dinilai dari bagaimana ia mampu mengendalikan dan mengelola konflik begitu juga sebaliknya.
1. Definisi konflik
Secara etimologi, kata konflik berarti perbedaan, pertentangan dan perselisihan. Dalam Al-Quran konflik disepadankan maknanya dengan kata ikhtilaf seperti termaktub dalam surat Al-Baqarah ayat 164.[7]
Sedangkan secara terminologi adalah suasana batin yang berisi kegelisahan karena pertentangan dua motif atau lebih, yang mendorong seseorang berbuat dua atau lebih kegiatan yang saling bertentangan pada waktu yang bersamaan.[8]
Adapun konflik organisasi adalah ketidaksesuaian antara dua atau lebih anggota-anggota atau kelompok-kelompok organisasi yang timbul karena adanya kenyataan bahwa mereka harus membagi sumber daya-sumber daya yang terbatas atau kegiatan-kegiatan kerja dan/atau kenyataan bahwa mereka mempunyai perbedaan status, nilai, atau persepsi.
2. Komponen konflik
Secara umum konflik terbagi atas tiga jenis seperti:
a. Kepentingan (interest), yaitu sesuatu yang memotivasi orang untuk melakukan atau tidak melakukan seuatu
b. Emosi (emotion), yaitu sesuatu yang sering diwujudkan melalui perasaan yang menyertai sebagian besar interaksi manusia seperti marah, benci, takut, dan lain-lain
c. Nilai ( values ), yaitu komponen konflik yang paling susah untuk dipecahkan sebab nilai merupakan hal yang tidak bisa diraba dan dinyatakan secara nyata.
3. Sumber konflik
Sumber-sumber konflik dapat dibagi menjadi lima, seperti:
a. Biososial, pakar manajemen menempatkan frustasi-agresi sebagai sumber konflik. Berdasarkan pendekatan ini, frustasi sering menghasilkan agresi yang mengarah pada terjadinya konflik
b. Kepribadian dan Interaksi, termasuk di dalamnya adalah kepribadian yang abrasive (suka menghasut), gangguan psikologi, kemiskinan, keterampilan interpersional, kejengkelan, persaingan (rivalitas), perbedaan gaya interaksi, ketidaksederajatan hubungan
c. Struktural, konflik yang melekat pada struktur organisasi dan masyarakat seperti yang disulut oleh kekuasaan, status, dan kelas sosial
d. Budaya dan Ideologi, intensitas konflik dari sumber ini sering dihasilkan dari perbedaan politik, sosial, agama, dan budaya
e. Konvergensi (gabungan), dalam situasi tertentu sumber-sumber konflik itu menjadi satu, sehingga menimbulkan kompleksitas konflik itu sendiri.
4. Proses pengendalian konflik
Proses ini bermula dari persepsi konflik itu sendiri, apa komponennya dan dari mana sumbernya, kemudian menuju ke tahap realisasi, penghindaran, imtervensi, pemilihan strategi dan implementasi, serta evaluasi dampak yang ditimbulkan dari konflik tersebut.
5. Cara-cara mengendalikan konflik
Dalam mengendalikan konflik, cara-cara yang dapat dipakai adalah:
a. Memberikan kesempatan kepada semua anggota kelompok untuk mengemukakan pendapatnya tentang kondisi-kondisi penting yang diinginkan
b. Meminta satu pihak menempatkan diri pada posisi orang lain, dan memberikan argumentasi yang kuat mengenai posisi tersebut
c. Kewenangan pimpinan sebagai sumber kekuatan kelompok dalam pengambilan keputusan atau memecahkan masalah secara efektif.
Selain cara-cara yang disebutkan di atas ada beberapa cara lagi untuk mengendalikan dan mengatasi konflik menurut Nader dan Todd dalam salah satu bukunya The Diputing Process Law in Teen Societies, yaitu:
a. Bersabar (Lumping), yaitu suatu tindakan yang merujuk pada sikap untuk mengabaikan konflik begitu saja atau dengan kata lain isu-isu dalam konflik tersebut mudah untuk diabaikan meskipun hubungan dengan orang yang berkonflik itu berlanjut
b. Penghindaran (Avoidance), yaitu tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri hubungannya dengan cara meninggalkannya
c. Kekerasan / Paksaan (Coercian), yaitu tindakan yang diambil dalam mengatasi konflik jika dipandang bahwa dampak yang ditimbulkan membahayakan
d. Negosiasi (Negotiation), yaitu tndakan yang menyangkut pandangan bahwa penyelesaian konflik dapat dilakukan oleh orang-orang yang berkonflik secara bersama-sama tanpa melibatkan pihak keluarga
e. Konsiliasi (Conciliation), yaitu tindakan yang membawa semua yang berkonflik ke meja perundingan
f. Mediasi (Mediation), yaitu cara mengendalkan konflik dengan cara pihak-pihak yang berkonflik tersebut menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak ketiga
g. Arbitrasi (Arbitration), yaitu kedua belah pihak yang berkonflik setuju pada keterlibatan pihak ketiga yang memiliki otoritas hukum dan mereka sebelumnya harus setuju untuk menerima keputusannya
h. Peradilan (Adjudication), yaitu tindakan yang merujuk pada intervensi phak ketiga yang berwenang untuk campur tangan dalam penyelesaian konflik, apakah pihak-pihak yang berkonflik itu menginginkan atau tidak.
E. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MEMBANGUN TIM
Tim adalah kelompok kerja yang dibentuk dengan tujuan untuk menyukseskan tujuan bersama sebuah kelompok organisasi atau masyarakat. Tujuan dari pembentukan tim di sini adalah membangun unit kerja yang solider yang mempunyai identifikasi keanggotaan maupun kerja sama yang kuat.[9]
1. Proses pembentukan
Pedoman umum dalam membentuk atau membangun tim, yaitu:
a. Menanamkan pada kepentingan bersama
b. Menggunakan seremoni dan ritual-ritual
c. Menggunakan simbol-simbol untuk mengembangkan identifikasi dengan unit kerja
d. Mendorong dan memudahkan interaksi sosial yang memuaskan
e. Mengadakan pertemuan-pertemuan membangun tim
f. Menggunakan jasa konsultan bila diperlukan.
2. Anggota tim
Keberhasilan tugas dalam tim akan tercapai jika setiap orang bersedia untuk bekerja dan memberikan yang terbaik. Anggota tim yang baik harus:
a. Mengerti tujuan yang baik
b. Memiliki rasa saling ketergantungan dan saling memiliki
c. Menerapkan bakat dan pengetahuannya untuk sasaran tim
d. Dapat bekerja secara terbuka
e. Dapat mengekspresikan gagasan, opini, dan ketidaksepakatan
f. Mengerti sudut pandang satu dengan yang lain.
g. Mengembangkan keterampilan dan menerapkanya pada pekerjaan.
h. Mengakui bahwa konflik adalah hal yang normal.
i. Berpartisipasi dalam keputusan tim.
3. Peranan kepemimpinan dalam tim
Kepemimpinan didefinisikan sebagai proses untuk memberikan pengarahan dan pengaruh pada kegiatan yang berhubungan dengan tugas sekelompok anggotanya. Mereka yakin bahwa tim tidak akan sukses tanpa mengkombinasikan kontribusi setiap anggotanya untuk mencapai tujuan akhir yang sama.
Adapun peranan pemimpin dalam tim adalah sebagai berikut:
a. Memperlihatkan gaya pribadi
b. Proaktif dalam sebagian hubungan
c. Mengilhami kerja tim
d. Memberikan dukungan timbal balik
e. Membuat orang terlibat dan terikat
f. Memudahkan orang lain melihat peluang dan prestasi
g. Mencari orang yang ingin unggul dan dapat bekerja secara kontruktif
h. Mendorong dan memudahkan anggota untuk bekerja
i. Mengakui prestasi anggota tim
j. Berusaha mempertahankan komitmen
k. Menempatkan nilai tinggi pada kerja tim.
F. SIMPULAN
Berdasarkan pada uraian di atas, maka seorang pemimpin selayaknya memiliki peran sebagai contoh atau suri tauladan bagi para bawahannya. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an Surat Al-Ahzab, ayat 21 yang artinya:
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah Saw. itu suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Q.S. Al-Ahzab: 21)
DAFTAR PUSTAKA
Kamal, “Kepemimpinan dalam Organisasi,” dalam http://nda-kamal.blogspot.com/html. (21 Nopember 2009)
Rivai, Veithzal, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007).
Roman, “Peran Kepemimpinan dalam Pengambilan Putusan,” dalam http://one.indoskripsi.com. (21 Nopember 2009)
[1]Roman, “Peran Kepemimpinan dalam Pengambilan Putusan,” dalam http://one.indoskripsi.com. (21 Nopember 2009)
[2] Kamal, “Kepemimpinan dalam Organisasi,” dalam http://nda-kamal.blogspot.com/html. (21 Nopember 2009)
[3] Veithzal Rivai, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), 149
[4] Ibid
[5] Ibid, 152
[6] al-Qur.an, 11 (Hud): 118
[7] Ibid, 2 (al-Baqarah): 164
[8] Veithzal Rivai, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), 163
[9] Ibid, 176
Thank's for sharing...
ReplyDeleteAmazing post! It's nice to see that good writings from bloggers. ED Penis
ReplyDeleteberkunjung gan..., sambil baca baca
ReplyDeleteMuantab nih post mas....bobot banget
ReplyDeletesip, yang pasti di negara kita sangat butuh pemimpin yang berkarakter seperti itu..
ReplyDeletejuju ya gan, saya selama menjabat sbg pemimpin (di kelas hehe..) merasa kurang percaya diri. tapi setelah membaca dan mendengar petuah di artikel ini membuat saya merasa sedikti PD :)
ReplyDeletemakasie ya gan atas postingannya :)
sip gan,,,
ReplyDeletenegara indonesia prlu banget pemimpin yang bagus tuh jangn kaya yang sudah-sudah
mksih mas,,sgt berguna bgt infonya.
ReplyDeletenice,.numpang nyepam sob, :p
ReplyDeletekepemimpinan sangat penting sekali..
ReplyDeletediharapkan negara kita memiliki pemimpin seperti bung karno lagi..
nice info gan..
ReplyDeleteini nich info yang sangat bermanfaat
ReplyDeletekeep posting gan..
fast reading mas,komen dulu. . haha. . .
ReplyDeletereally very nice information sharing and i am looking for such type of informative news and i get through this blog so i am very much thankful to you.
ReplyDelete- Moodle Development
sifat2 kepempinan harus kita miliki
ReplyDeletepenjelasan nya sangat bermanfaat sekali gan , inilah yang patut kita contoh , makasih gan buat infonya , salam kenal aja gan
ReplyDeletekapan indonesia punya pemimpin yang Tegas,Adil,Jujur & Peduli Rakyat ?
ReplyDeletesemoga pemimpin indonesia diberi petunjuk oleh tuhan yang maha kuasa
ReplyDeleteIkut menyimak sekalian blogwalking. ^^
ReplyDeletepenjelasan nya dafat di mengerti sekali gan , makasih atas informasinya
ReplyDeletewakkk... brasa pelajaran ekonomi majanajemen msdm X)
ReplyDeletesemoga kita semua calon pemimpin negeri ini
ReplyDeleteamiinn,,,,
ReplyDeleteperan seorang pemimpin sangatlah penting, apalagi dalam pengambilan keputusan,,,
makasih atas informasinya,,,
ReplyDeletesangat berguna,,,
apapun keputusannya, yang penting baik bagi harkat dan martabat bangsa,,,
ReplyDeletesaya sebagai masyarakat awam mendukung yang terbaik,,
ReplyDeleteyang pasti di negara kita sangat butuh pemimpin yang berkarakter seperti itu..
ReplyDeleteperan seorang pemimpin sangatlah penting, apalagi dalam pengambilan keputusan,,,
ReplyDeletemkzh bwt info'y...........
ReplyDeleteReally nice article, keep going.
ReplyDeletemakasi atas infonya,, ni ber mangfaat,..
ReplyDeletememang sulit jdi seorang pemimpin..
ReplyDeletetanggung jawabnya sangat besar!!!
tips dan trik menarik lawan jenis
ReplyDeletesemoga pemimpin kita bisa bijaksana...
ReplyDeleteseorang pemimpin yg baik adalah yg mampu bertanggung jawab atas apa yg di pimpin..
ReplyDeletemonths. If you want to buy the flat iron, such as chi hair
ReplyDeletetapi kayaknya sekarang ada segelintir orang yang hanya mengejar menjadi seorang pemimpin tanpa tau dengan jelas akan tanggung jawabnya,malah menjadikan kepemimpinan mereka sebagai usaha untuk kepentingan pribadi atau kelompok
ReplyDeleteIt is very rare these days to find blogs that provide information someone is looking for. I am glad to see that your blog share valued information that can help to many readers. Thanks and keep writing.
ReplyDeletepemimpin memang penting sebagai agent motivator perubahan suatu bangsa
ReplyDeleteoh.. itu sangat penting
ReplyDeleteSetiap pemimpin punya gaya masing-masing,dan gaya seorang pemimpin biasanya menunjukan karakter pribadinya.
ReplyDeletebrarti kalau pemimpinnya gak bagus bisa di pastikan anggotanya juga bakal rusak ya mas,,
ReplyDeletemakasih mas atas pencerahannya...
ReplyDeletesemoga kita menjadi pemimpin yang baik.....
ReplyDeleteaminn
thank's for your nice article...
ReplyDeletebner gan... pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa menyelesaikan konflik
ReplyDeletekaya nya wajib di bca....
ReplyDeletemksih untuk informasi nya.. mudah2an bermanfaat....
ReplyDeletesemua harus menjadi pemimpin yang baik
ReplyDeleteartikel yg bagus...
ReplyDeletewalaupun sudah banyk yg bahas...tp tetep bagus gan.... semua org adlh pemimpin minimal memimpin diri sendiri. sukses.
banyak juga ya,,,,
ReplyDeleteyang penting kita harus belajar memimpin.....
sangat berguna banget gan info nya... mksih banyak ya :D
pemimpin yang baik adlh pemimpin yg bijaksana...
ReplyDeletehehehe bner kan?
smoga peran ini sangat penting...
ReplyDeletemksih untuk info nya.....
harus di bca... supaya bisa mejadi seorang pemimpin yang lebih baik...
ReplyDeleteperan kepemimpinan itu sangat penting...
ReplyDeletebner juga gan,,, saya stuju :D
ReplyDeletesangat berguna juga nih postingan nya,,, hehhe
ReplyDeleteyang patut dipertanyakan, siapa yaa pengganti SBY 2014 nanti...
ReplyDeleteMore learn to love and I feel strongly about details. If possible, as you gain expertise, it is very helpful for me. would you please update your blog with more information? I have read this article. I think the ownership of House is a good job.
ReplyDeleteReally Good Article....
ReplyDeleteIt's a great blog, if you want to receive information on this topic. It is full of actual information. The Internet is useful. I admire you can earn valuable advice easily from Expertly affair exposed. I would like, I would like to thank you for this informative read; I have to say I really appreciate sharing this great.
ReplyDeleteI would like to thank you for the efforts you have made, write, I hope the same best work from you in the future also, indeed inspired your creative writing abilities me, thank you for posting this article and keep the good work!
ReplyDeleteThis is what I have been searching in many websites and I finally found it here. Amazing article. I am so impressed. Could never think of such a thing is possible with it...I think you have a great knowledge especially while dealings with such subjects.Personal Trainer Network
ReplyDeleteIndependently can impliment it to fantastic effect but it looks powerful enough to add galeries and items to client websites.
ReplyDeleteterima kasih banyak gan infonya sangat menambah wawasan.
ReplyDeleteperan pemimpin itu sangat berat karena akan di mintai pertanggung jawabanya di akherat nanti.
ReplyDeletethanks gan infonya semoga bisa bermanfaat buat orang banyak.
ReplyDeleteposting yang sangat bagus mas. sukses selalu.
ReplyDeletemudah mudahan saja para pemimpin di negri ini bisa menjalankan tugas tugasnya dengan baik. terima kasih sebelumnya.
ReplyDeletesemoga kita menjadi seorang pemimpin yang baik walaupun dalam lingkup keluarga.
ReplyDeletesemoga bukan itu lg itu lg pengganti EBY..harus sosok yg kuat mental membasmi kejahatan bukan mendiamkan kejahatan..percumaa
ReplyDeleteSetujuu,,,
ReplyDeletejadi benar pemimpin adalah pelayan untuk yang di pimpinnya
ReplyDeleteSudah lama saya tak visit blognya RH ini. Postingannya makin keren manteb bae. Good luck selalu for RH
ReplyDeleteSalam dari Adrian Firmansyah | Blogger Newbie dari Bekasi
Masukan yang sangat berharga, semoga dapat menjadi pemimpin
ReplyDeletesemoga kita mampu menjadi pemimpin paling tidak untuk diri kita sendiri,,
ReplyDeleteHotel Murah di Jakarta via klikHotel.com
ReplyDeleteAdrian Firmansyah | Blogger Newbie dari Bekasi
Yuphh benar sekali, memang indonesia sekarang sedang mengalami krisis kepemimpinan , butuh pemimpin yang tegas dalam ambil sikap ..
Hotel Murah di Jakarta via klikHotel.com
Adrian Firmansyah | Blogger Newbie dari Bekasi
Hotel Murah di Jakarta via klikHotel.com
ReplyDeleteTerimakasih sekali tulisan anda sangat menginspirasi saya :)
Hotel Murah di Jakarta via klikHotel.com
gan thank all of you good adan blog tutorial useful, successful and in the waiting bay berkutnya post, greeting familiar from the blog:
ReplyDeletejenis kepemimpinan apa yang baik untuk di terapkan di negeri ini, agar korupsi tidak meraja lela
ReplyDeleteHehe jadi inget ma mata kuliah pancasila tentang kepemimpinan....nice share sob...happy blogging...
ReplyDeletesuupeeeeeeeeeeeeeeeerrrrr keerrrrrreeeeeeeeeeeeeeeeeenn :D
ReplyDeletekeren gan jiwa kepemimpian mamang mutlak di perlukan dalam pengambilan keputusan..
ReplyDeletejadi kepengen punya jiwa kepemimpinan ...
ReplyDelete